Rabu, 18 Juli 2018
Home/ Berita/ SD Muhammadiyah Metro Pelopori Gerakan Literasi

SD Muhammadiyah Metro Pelopori Gerakan Literasi

MUHAMMADIYAH.OR.ID, METRO – SD Muhammadiyah Metro Lampung menyelenggarakan Pelatihan Satu Guru Satu Buku (SAGUSABU) bekerjasama dengan Media Guru Indonesia. Kegiatan diselenggarakan selama dua hari, Sabtu 7 hingga Ahad 8 Juli 2018, bertempat di kampus 2 SD Muhammadiyah Metro Pusat jalan Reformasi, Kota Metro. Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Muhammad Ichsan selaku Pemimpin Umum  (CIO), dan Eko Prasetyo selaku Pimred Media Guru Indonesia.

Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ihwan, dalam sambutannya menyampaikan beberapa alasan menyelengarakan kegiatan tersebut. “Pertama bahwa gerakan literasi (gerakan dasar baca tulis) adalah program yang dicanangkan pemerintah dalam meningkatkan budaya membaca pada dunia pendidikan. Kedua, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis, sebab guru harus mampu menulis, sehingga dengan menulis guru akan mempu membuat buku sendiri, untuk mempermudah kegiatan proses pembelajaran,” kata dia.

Ia melanjutkan kegiatan Sagusabu mentargetkan satu guru satu buku. Setelah selesai pelatihan, guru akan mendapat bimbingan online selama satu bulan dari Media Guru untuk menyelesaikan naskahnya menjadi buku.

Sementara itu, dalam pengarahnnya Ria Andari, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Metro menyampaikan, mendukung penuh program tersebut, dan pengapresiasi SD Muhammadiyah sebagai pelopor gerakan literasi di Kota Metro secara nyata.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda yang diminta sebagai Keynote Specer dalam kegiatan tersebut, menyampaikan, akan mendorong kegiatan tersebut dalam bentuk kebijakan, sebab gerakan Literasi sejalan dengan Visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

Pelatihan Sagusabu Lampung di ikuti oleh 140 peserta, berasaldari Kabupaten Lampung Selatan, Bandar Lampung, Tanggamus, Pesawaran, Prengsewum Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Dan Way Kanan. Hadir juga peserta dari provinsi Sumatera Selatan.(Syifa)

Sumber : Nuni Nuryamah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *