Rabu, 21 November 2018
Home/ Berita/ Menteri Agama Turki Puji Kiprah Kemanusiaan Muhammadiyah

Menteri Agama Turki Puji Kiprah Kemanusiaan Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.ID, TURKI — Rombongan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah lakukan lawatan ke Turki. Salah satu kunjungan yakni bersilaurahim dengan Director of Religious Affairs, setara dengan Kementrian Urusan Agama Turki pada Jum’at (19/10).

Dalam kunjungannya ke Turkey,Ketua Umum PP Muhammadiyah,Haedar Nashir menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dengan Turkitelah terjalin sejak lama. Ia mengungkapkan modal narasi sejarah tersebut sebagai alasan kuat bagi kedua pihak untuk membangun kerjasama dibidang-bidang lain.

Selain modal sejarah, kerjasama ini juga didukung dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang beragama Islam.

 “Masyarakat Indonesia akan menyambut dengan senang kerjasama antar dua negara yang memiliki identitas Islam yang kuat seperti Turki,” tutur Haedar.

Dalam kesempatan tersebut Haedar juga menyampaikan, Muhammadiyah sebagai organisasi Islam memiliki ribuan Amala Usaha yang dikelola dengan rapi melalui sistem organisasi yang terstruktur dari tingkatan Pusat sampai Ranting. Kerapian organisasi menjadi kunci bagi Muhammadiyah untuk tetap bisa survive sampai sekarang, sejak berdirinya pada tahun 1912.

Organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad ini telah banyak melakukan aksi kemanusiaan. Muhammadiyah dalam melakukan aksinya memiliki banyak tenaga atau relawan terlatih dalam menangani kasus-kasus kemanusiaan. Hal tersebut mendapat pujian dari perwakilan Director of Religious Affairs, Osman Trasci.

Osman Trasci juga mengucapkan belasungkawa atas banyaknya kejadian bencana alam yang melanda Indonesia akhir-akhir ini. Ia juga menuturkan, dalam mengatasi bencana, umat islam perlu untuk ikut dalam menyelesaikannya. Sehingga Non-Governmental Organization (NGO) Islam sangat penting keberadaannya, salah satunya Muhammadiyah.

Karena banyaknya pengalaman dokter dan perawat Muhammadiyah yang menangani masalah kesehatan dalam kasus kemanusiaan. Osman ingin mengajukan kerjasama dalam bidang kesehatan dengan Muhammadiyah untuk melakukan penanganan para pengungsi yang diurusi oleh Turki.

Osman beralasan bahwa bantuan yang diberikan Turkidalam misi keagamaan kepada beberapa negara, termasuk Suriah, masih kekurangan tenaga ahli dibidang kesehatan. Sehingga kerjasama dibidang kesehatan dengan Muhammadiyah menjadi hal yang sangat penting.

Hal tersebut disambut baik oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Selain kerjasama, pihaknya juga menawarkan kepada Osman Trasci untuk berkunjung ke Indonesia.

Selain bertemu dengan Director of Religious Affairs rombongan yang terdiri dari Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, dan Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Machhendra Setya Atmaja itu juga mengunjungi Diyanet Fondation, salah satu lembaga kemanusiaan di Turki, mengunjungi Turki Scholarship Burslari, dan juga menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki periode 2018-2020. (A’n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *