Rabu, 21 November 2018
Home/ Berita/ Menyelami Makna Sumpah Pemuda sebagai Komitmen Kebersatuan

Menyelami Makna Sumpah Pemuda sebagai Komitmen Kebersatuan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA — Komandan Nasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Mashuri Masyhuda berpendapat bahwa, untuk menghadapi kegaduhan bangsa saat ini, segenap elemen bangsa serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) khususnya, harus memilki sikap kesatria, arif dan bijaksana.

Sikap tersebut dibutuhkan saat ini, tatkala elemen bangsa saling dibenturkan, akan ada pihak yang mengambil keuntungan atas kegaduhan yang terjadi. Belum selesai bangsa ini dirundung cobaan dengan bencana alam, komitmen kebangsaan kembali diuji dengan ulah oknum ormas yang menambah keruh komitmen kesatuan. Menyatakan diri sebagai pihak yang bersolo peran atas terbentuknya bangsa menjadi salah satu penyebabnya.

“Integritas dan komitem kebersatuan bangsa sedang diuji, sebagai Pemuda Indonesia hendaknya harus menyelami lebih dalam lagi momen Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang,” tuturnya ketika dihubungi pada Rabu (24/10)

Mashuri menuturkan, Sumpah Pemudah seharusnya bukan dimaknai sebagai perayaan ceremonial tanpa arti. Karena putusan Kongres Pemuda kedua yang diselenggrakan selama dua hari pada tanggal 27 sampai 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta) merupakan komitmen penegasan cita-cita kesatuan yang dituangkan dalam ikrar seruan bersatu, yang dikemudian hari lebih dikenal dengan Sumpah Pemuda.

“Cita-cita luhur pendahulu bangsa harusnya tidak dinodai dengan sikap-sikap obtrusion yang bisa menimbulkan perpecahan. Pengakuan sepihak dan penonjolan diri sebagai pihak yang merasa paling memiliki, secara tidak sadar telah menjadi pengingkar kebhinekaan. Karena ketika berkomitmen untuk bersatu, maka tidak bisa berdiri sendiri. Saling merangkul, saling mendukung. Prinsip harus ditegakkan. Namun menyikapi perbedaan harus dengan kesatria, arif dan bijaksana,” pungkas Mashuri.(A’n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *